Kab. Tangerang, onlineindonesia.id
Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) BANTEN DPAC Teluknaga bersama jajaran DPRT se-Kecamatan Teluknaga menggelar rapat internal untuk membahas sejumlah agenda penting Organisasi sekaligus mematangkan berbagai program yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang.
Rapat internal tersebut digelar pada Rabu (12/8/2026) dan diikuti jajaran Pengurus serta perwakilan DPRT se-Teluknaga. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan dengan fokus utama membahas kesiapan Organisasi dalam menyambut berbagai kegiatan, baik yang berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia maupun program sosial Kemasyarakatan.
Dalam rapat tersebut, sedikitnya terdapat empat agenda utama yang menjadi pembahasan, yakni persiapan Upacara Bendera 17 Agustus 2026 yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Teluknaga, persiapan Kantor Sekretariat DPAC Teluknaga sebagai Posko Komando, persiapan agenda Deklarasi BPPKB BANTEN DPAC dan DPRT se-Teluknaga sekaligus santunan Anak yatim yang direncanakan pada 2028, serta pembahasan program CSR Sekolah Paket dari PIK.
Pembahasan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal Organisasi agar setiap program dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, dan memberikan manfaat nyata bagi Anggota maupun Masyarakat.
Matangkan Persiapan Upacara 17 Agustus
Salah satu pembahasan utama dalam rapat internal tersebut adalah persiapan mengikuti dan menyukseskan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Upacara tersebut rencananya akan dilaksanakan di Alun-Alun Teluknaga. Jajaran DPAC Teluknaga bersama DPRT se-Teluknaga membahas pentingnya kesiapan seluruh unsur Organisasi untuk berpartisipasi secara tertib dan penuh rasa Nasionalisme.
Bagi BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga, momentum Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik Organisasi di tengah Masyarakat.
Ketua DPAC Teluknaga BPPKB BANTEN, Mandor Donie, dalam rapat tersebut menekankan pentingnya kekompakan seluruh jajaran dalam menyukseskan setiap agenda yang telah disepakati bersama.
Menurutnya, Organisasi akan semakin kuat apabila seluruh Pengurus dan Anggota mampu menjaga komunikasi serta bekerja secara bersama-sama.
“Yang paling utama dalam Organisasi adalah kekompakan, komunikasi dan kebersamaan. Kita tidak bisa berjalan Sendiri-sendiri. Setiap agenda yang sudah kita sepakati harus kita jalankan secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab,” ujar Mandor Donie.
Ia mengatakan, keterlibatan jajaran BPPKB BANTEN dalam kegiatan Peringatan HUT Kemerdekaan RI juga merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para Pahlawan yang telah memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia.
“17 Agustus bukan hanya sekadar Tanggal merah atau kegiatan upacara. Ini merupakan momentum untuk mengingat kembali perjuangan para Pahlawan. Karena itu, kita sebagai generasi penerus harus bisa mengisi kemerdekaan dengan Kegiatan-kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi Masyarakat,” katanya.
Sekretariat DPAC Dipersiapkan Sebagai Posko Komando
Selain membahas kegiatan 17 Agustus, rapat juga membahas keberadaan Kantor Sekretariat DPAC Teluknaga yang akan difungsikan sebagai Posko Komando Organisasi.
Sekretariat tersebut diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi bagi jajaran Pengurus DPAC maupun DPRT se-Teluknaga dalam menjalankan berbagai kegiatan Organisasi.
Keberadaan sekretariat dinilai memiliki peran penting karena menjadi tempat komunikasi, koordinasi, penyusunan program, serta konsolidasi antar jajaran.
Mandor Donie menegaskan bahwa Sekretariat bukan hanya sekadar tempat berkumpul, tetapi harus dapat menjadi Pusat pelayanan dan komunikasi Organisasi.
“Kita ingin Sekretariat ini Benar-benar hidup dan memiliki fungsi. Jangan sampai Sekretariat hanya menjadi tempat berkumpul ketika ada rapat. Kita ingin Sekretariat menjadi Posko Komando, tempat Pengurus melakukan koordinasi, tempat Anggota menyampaikan aspirasi, sekaligus menjadi Pusat informasi kegiatan DPAC dan DPRT se-Teluknaga,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga dan merawat Sekretariat tersebut sehingga dapat digunakan secara maksimal untuk kepentingan Organisasi dan kegiatan sosial Kemasyarakatan.
“Sekretariat ini milik kita bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama-sama, kita rawat dan kita manfaatkan untuk kegiatan yang positif. Saya berharap seluruh DPRT bisa ikut berkontribusi dan berkomunikasi dengan baik melalui Sekretariat ini,” tambahnya.
Persiapan Deklarasi dan Santunan Anak Yatim
Agenda berikutnya yang menjadi pembahasan adalah rencana Deklarasi BPPKB BANTEN DPAC dan DPRT se-Teluknaga yang direncanakan pada Tahun 2028.
Dalam agenda tersebut juga direncanakan kegiatan santunan Anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Organisasi terhadap Masyarakat.

Meski pelaksanaannya masih direncanakan untuk 2028, persiapan dan pembahasan mulai dilakukan sejak Jauh-jauh hari. Hal tersebut dilakukan agar agenda besar tersebut dapat dipersiapkan secara matang, mulai dari konsep kegiatan, Kepanitiaan, koordinasi internal, hingga bentuk kegiatan sosial yang akan dilaksanakan.
Mandor Donie menyampaikan bahwa kegiatan Deklarasi nantinya diharapkan bukan hanya menjadi kegiatan internal Organisasi, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan keberadaan serta kontribusi BPPKB BANTEN kepada Masyarakat.
“Untuk Deklarasi memang masih kita persiapkan dan waktunya masih cukup panjang. Tetapi justru karena masih panjang, kita harus mulai mempersiapkannya dari sekarang. Kita tidak ingin kegiatan besar dilakukan secara mendadak. Semua harus direncanakan dengan matang, mulai dari kepanitiaan, konsep kegiatan, koordinasi dengan seluruh DPRT, sampai kegiatan sosial berupa santunan Anak yatim,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe










