“Perlu kita ketahui bahwa masyarakat Desa Ketapang itu Nelayan, banyak sampah dari hasil olahan laut tidak terpakai, sehingga dengan adanya pembangunan TPST 3R bisa membantu mengurangi sampah,” Tuturnya.
Tambahnya, ia mengatakan bahwa dengan adanya TPST 3R, mulai dari sampah yang diambil dan diangkut dengan memakai gerobak motor (Viar) dari area Kawasan Mangrove Aquaculture.
“Sampah tersebut diolah di TPST 3R dengan mesin pemilah sampah dan residunya di bawa ke TPA Jatiwaringin Mauk dan meskipun sudah mencapai 100%, pihak kami akan lanjutkan pembangunan yang masih menjadi PR bagi kami semua,” Jelasnya.
Semoga warga Desa Ketapang bisa saling bergotong royong dalam pemeliharaan kebersihan, guna tercapainya kesejahteraan, serta kesehatan bersama.
(Aris)
Halaman : 1 2












