Jakarta,liputan86.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk membantu penanganan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak sapi yang terjadi di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan bahwa jajaran Polri di wilayah melakukan pengawasan dan pendampingan bersama dinas peternakan mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku hewan ternak.
“Polri akan bekerja sama dengan dinas peternakan daerah untuk membantu mengawasi penanganan penyakit tersebut agar tidak terjadi pergeseran ke luar dari wilayah temuan,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Rabu 11/5/222.
Temuan wabah penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak sapi ini dilaporkan pertama kali terjadi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Lamongan, Jawa Timur.
Menurut jenderal bintang empat itu, sinergitas antara dinas peternakan dan jajaran Polri di setiap wilayah dapat melakukan pelacakan dan pengecekan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut terhadap hewan ternak lainnya.
“Dengan demikian, kami bisa bantu lokalisasi dan tidak meluas dengan bantuan penjagaan dan pengawasan,” kata mantan Kapolda Banten itu.
Mantan Kabareskrim Polri itu juga mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung langkah Kementan melakukan upaya lockdown (penguncian) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













