Jakarta,liputan86.com – Kasus kematian Agustinus Leyong Tolok yang mayatnya ditemukan tidak bernyawa lagi pada Jumat, (14/11/2020) pkl 19.30 wita dikali mati Atadei, kabupaten Lembata, NTT yang kini sedang dilakukan penyelidikan oleh Penyidik Polres Lembata, NTT mendapat perhatian luas. Kali ini datang dari Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA merespon kematian Agustinus Leyong Tolok yang masih misteri tersebut.
“Membaca informasi dari pemberitaan media yang ada, ada indikasi kuat bahwa kejadian ini adalah peristiwa pidana. Dari kesaksian para saksi yang mengatakan di lokasi penemuan mayat dekat kandang babi pada sore hari tidak ditemukan, tepatnya tidak tercium bau mencurigakan yang dapat diduga mayat yang sudah membusuk, namun di malam hari tiba-tiba sudah ada mayat di tempat itu, maka besar kemungkinan almarhum dibunuh di tempat lain, kemudian dibawa ke dekat kandang babi tersebut menjelang malam.
Untuk itu, kita berharap aparat bekerja dengan serius untuk dapat mengungkap kasusnya sesegera mungkin. Bagi reserse, ada ungkapan ‘tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak’. Semoga jejak yang ditinggalkan oknum yang diduga terlibat dalam pembunuhan ini dapat ditemukan secepatnya”, jelas lulusan pasca sarjana bidang studi Global Ethics Universitas Birmingham, Inggris ini, Sabtu (12/2/2022).
Halaman : 1 2 Selanjutnya












