Tangerang,Liputan86.com- KPU telah membuka pendaftaran Caleg DPR dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota mulai 1-14 Mei 2023. Hari ini giliran Partai Nasdem mendaftarkan para kader terbaiknya di KPU Kabupaten Tangerang
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, Banten baru menerima tiga partai politik (parpol) yang mendaftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk mengikuti Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 2024.
Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin mengatakan dari ketiga parpol yang telah mendaftar tersebut diantaranya adalah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PDI Perjuangan dan Nasdem.
“Dari kemarin tanggal (10/05) ada satu partai politik yaitu PKS, dan sekarang ada dua parpol lagi yaitu PDIP dan Nasdem yang mengajukan pendaftaran bakal calon anggota legislatif untuk Pemilu 2024 ini,” kata Ali.
Partai Nasdem mendaftarkan 55 Kader untuk berkompetisi di Pileg 2024. Adapun total partai yang akan berkompetisi di kabupaten Tangerang berjumlah 18 Partai.
Partai Nasdem mendaftarkan bakal calegnya dari berbagai latar belakang ada Akademisi, Pengusaha, Politisi, Pedagang bahkan ada dari Aktivis dan Penggiat Sosial dan Aktivis Perempuan.
Yang menarik perhatian adalah Munculnya nama Edih Jayadi salah satu bakal Caleg yang berasal dari Aktivis Buruh, Mungkin kaum pekerja atau Buruh di Kabupaten Tangerang akan sangat mengenal sosok anak muda yang satu ini. Banyak kalangan menyebutnya Bung Uje ” Si Macan Mobil Komando “.
Edih Jayadi, yang dilahirkan di Tangerang pada Tanggal 30 Agustus 1974 lahir dari Pasangan H. Moch Tohir dan Hj Jasiti ini. Lahir dari darah sosok kharismatik Bapaknya seorang Mantan Kepala Desa Talaga dan Desa Talagasari menjadikan Sosok Edih Jayadi menjadi Pribadi yang matang dan mewarisi Kepemimpinan Orang Tuanya.
Suara menggelegar jika di atas Mobil Komando menyuarakan Aspirasi.Buruh tidak henti, Panas terik matahari, Air Hujan bahkan siraman Water canon petugas Keamanan Aksi tak asing lagi dia hadapi. Semangatnya Tak surut karena nasib buruh harus selalu diteriakkan. Baginya Nasib kaum pekerja tak pernah datang begitu saja turun dari langit, namun harus diperjuangkan.
” Tuntut Keadilan buat buruh walau langit runtuh karenanya, Buruh harus terus berjuang,…” Pungkas Bung uje disetiap Orasinya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













