Tangerang,Liputan86.com- beberapa warga yang terkena dampak debu jalanan warga Desa kelor Kecamatan Sepatan Timur kabupaten Tangerang menggelar unjuk rasa diKantor desa kelor, kecamatan Sepatan timur,kabupaten Tangerang. Tadi sore,jum’at (07/04/23)
Secara bergantian warga menyampaikan aspirasinya mereka meminta pihak pengembang untuk segera
mensosialisasikan kepada warga terkait kompensasi atau koordinasi lingkungan sekitar.
“kami berjuang untuk kepentingan masyarakat semua kok tapi lingkungan kami tidak di pikirkan sama sekali oleh pengembang,” kata salah satu warga di lokasi.
Dikatakannya, warga butuh penjelasan menyeluruh dari pengembang terkait lintas mobil yang melewati rumah kami pekerjaan pengurukan yang sangat berdampak pada lingkungan kampung wilayah mereka.
“Sebelum ada pengurukan, di kampung tidak pernah ada yang mengeluh rumah berserakan debu dan saat ini setiap hujan
Mengakibatkan jalan licin dan debu debu jalanan mengotori rumah dan lingkungan,” ucapnya.
Hal inilah yang sebenarnya harus diperhatikan baik oleh pemerintah desa maupun pihak pengembang yakni dampak yang merugikan warga terkait pekerjaan pengurukan tersebut,bahkan minggu lalu juga ada yang terlindas truk tanah, tapi tidak ada upaya yang dilakukan baik oleh PT maupun Kades untuk berusaha mensosialisasikan hal tersebut.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













