”Semoga kegiatan ini, meningkatkan kepedulian akan pentingnya pengelolaan sampah. Utamanya menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup,” tandasnya .
Sementara, Kepala Divisi Corporate Affairs Sinarmas Land, Dony Martadinata menyatakan persoalan sampah menjadi salah satu tantangan bagi Kota-Kota besar di dunia, termasuk Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Selama pandemi Covid-19, permasalahan sampah yang bertambah tercermin dari meningkatnya timbunan sampah rumah tangga. Tentu, ini tak lepas dari perubahan pola produksi sampah karena aktivitas warga banyak dilakukan di rumah selama masa pandemi. ”Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan pemilahan sampah mulai dari sumbernya seperti dari rumah dan memastikan pengolahan sampah setelah diambil dari rumah kita, diharapkan dapat dilakukan secara bertanggung jawab,” ucapnya
Maka, sambungnya, dalam rangka tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dibidang lingkungan sekaligus mengapresiasi hari peduli sampah nasional, Sinarmas Land melalui PT. Bumi Serpong Damai tbk menyelenggarakan serangkaian kegiatan lingkungan terkait pengelolaan dan pengolahan sampah secara mandiri.
Bekerja sama dengan ahli teknologi lingkungan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong, tanggal 23-24 Februari. Kegiatan tersebut telah melatih warga masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah dan limbah rumah tangga dengan metode komposter dan biopori. ”Pelatihan dilakukan di dua Kampung yakni Mantul Ranca Kebo, Kabupaten Tangerang dan Mantul Dadap Timur kelurahan Rawa Buntu Kota Tangsel,” sebutnya.
Kemudian, tanggal 25-26 Februari bersama dengan Eco Enzim Serpong melakukan edukasi, pelatihan dan sekaligus pendampingan kepada para pedagang Pasar Intermoda Kabupaten Tangerang dan Pasar Modern BSD. ”Pedagang diajarkan agar dapat mengolah sampahnya menjadi cairan pembersih yang dapat digunakan membersihkan udara, menghilangkan bau sampah dan manfaat lainnya untuk perbaikan lingkungan,” katanya
Kegiatan hari Sabtu (27/2/2021), pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel akan melakukan penyemprotan cairan eco enzim dibeberapa ruas jalan. “Titik selesai penyemprotan di GOR Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Untuk Tangsel, titik terakhir di Kantor DLH,” urainya. “Selain penyemprotan, kami juga akan mengedukasi dan melatih petugas kebersihan untuk dapat mengolah sampah sebagai bahan pembuat eco enzim,” tandasnya.
(Andika)
Halaman : 1 2













