“Bahkan dilokasi proyek terindikasi adanya dugaan penyusutan ketebalan, dan saya pun menduga, mengurangi ketebalan dalam pelaksanaan pekerjaan, sudah tidak menjaga kwalitas dan kwantitas, serta tidak sesuai speksikasi, “Kata Dewar.
Bahkan saat pelaksanaan pengecohan pada senin malam jam 21.00 wib, pengawas pekerjaan dari pihak kontraktor dan pihak instansi terkait tidak berada dilokasi, diduga kuat bahwa lemahnya pengawasan pekerjaan betonisai peningkatan jalan perumahan pondok sukatani permai rajeg terabaikan pengawasannya.
Lanjut para awak media menemui untuk dapatkan infomasi pengawasan pekerjaan dan papan proyek yang tidak dipasang pada lokasi proyek, salah satu pekerja Doyok menuturkan, “saya kurang paham saya, pengawasnya tidak ada, papan proyeknya belum ada belum dibawain, saya cuma diarahin kerja saja sama bang Juno, panjang kalau ngk salah 166 dan lebar 4 meter, “Tutur Doyok.
Wenny susilawati wartawan liputan86com , meminta Dinas Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Dinas Provinsi Banten, memberikan sangsi kepada rekanan pemborong yang berbuat nakal. “Saya berharap kepada Dinas Kabupaten Tangerang dan Dinas Provinsi Banten, bisa bekerja secara tegas dan profesional dalam menjalankan tugas,jangan terkesan tutup mata” pungkasnya.
(Devi, Wenny)
Halaman : 1 2












