Tangerang,Liputan86.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melakukan pemantauan daerah persawahan yang terendam banjir akibat luapan Sungai Cidurian di dua Kecamatan Kresek dan Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang. Luapan Sungai Cidurian terjadi sejak tanggal 30 Desember 2022.
“Imbas dari banjir yang melanda wilayah Kresek dan Jayanti beberapa area persawahan milik petani di daerah tersebut terendam banjir” jelas Ir. Asep Jatnika Sutrisno, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Kamis pagi (5/1/2023).
Berdasarkan laporan dari Penyuluh Pertanian dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yang diterima saat Rapat Koordinasi di Balai Penyuluhan Pertanian Kaliasin Kecamatan Sukamulya, wilayah yang terdampak akibat banjir luapan sungai Cidurian yaitu Kecamatan Kresek di Desa Koper 5 Ha, Desa Pasir Ampo 8 Ha, sedangkan Kecamatan Jayanti Desa Cikande 5 Ha dan Desa Pasir Gintung 7 Ha.
“Data sementara hasil monitoring petugas kami di lapangan jumlah persawahan yang terendam banjir ada 24 Ha di wilayah Kresek dan Jayanti, laporan yang kami terima kemarin tanggal 3 Januari 2023” ucapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













