Ade menyampaikan, pemanfaatan lahan tidur melibatkan masyarakat dalam penggarapannya. Sehingga dengan demikian, masyarakat diajak untuk aktif dan produktif memanfaatkan berbagai media untuk bercocok tanam ataupun beternak.
Selain itu, lanjut Ade, konsep Kampung Tangguh Nusantara juga mengusung skema mengajak masyarakat untuk produktif di bidang kerajinan tangan dengan berbagai macam produk.
“Masyarakat harus didorong produktif sambil terus diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang ini.
Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang hadir pada acara itu mengapresiasi kegiatan pemanfaatan lahan tidur dan panen raya. Menurutnya, kegiatan pemanfaatan lahan tidur sangat bermanfaat karena dapat menjadikan lahan yang tidak digarap menjadi bernilai untuk masyarakat.
“Masih ada lahan tidur di Kabupaten Tangerang yang belum3 dimanfaatkan, silakan garap untuk kepentingan masyarakat,” ujar dia.
Zaki juga mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kata dia, masyarakat harus selalu menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
“Juga hindari atau menjaga jangan sampai ada kerumunan,” pungkasnya.(Humas Polda Banten)
Halaman : 1 2












