“Pemanfaatan lahan tidur melibatkan masyarakat dalam penggarapannya. Sehingga masyarakat diajak untuk aktif dan produktif memanfaatkan berbagai media untuk bercocok tanam ataupun beternak,” paparnya.
Selain itu, lanjut Ade, konsep Kampung Tangguh Nusantara juga mengusung skema mengajak masyarakat untuk produktif di bidang kerajinan tangan dengan berbagai macam produk. Menurutnya, masyarakat harus didorong untuk produktif sembari terus diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.
“Sehingga kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” ujar Ade.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli yang hadir pada acara itu mengapresiasi kegiatan pemanfaatan lahan tidur dan panen raya. Menurutnya, kegiatan pemanfaatan lahan tidur sangat harus dicontoh untuk diterapkan di wilayah lainnya.
“Terima kasih telah melaksanakan panen raya ini. Dan ini dapat menjadi contoh program ketahanan pangan agar juga dilakukan di wilayah lainnya,” kata Mas Romli.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf. Bangun Siregar, dan unsur Muspika setempat. (Anoi)
Halaman : 1 2












