” Sebagai wakil MTF, KRI Sultan Hasanuddin telah melaksanakan dengan baik tugas yang diemban selama 5 hari berturut-turut, yakni membuat gambaran situasi taktis permukaan laut dan udara, guna memastikan keamanan di area penembakan,” terang Ludfy usai latihan.
Ludfy juga menambahkan, secara umum situasi pengamanan sektor laut maupun udara selama _Steel Storm Exercise 2020_ dalam keadaan aman.
“Sehingga kegiatan latihan berjalan dengan aman dan lancar. Latihan ini juga melibatkan sebagian besar unsur UNIFIL dan Angkatan Bersenjata Lebanon, diantaranya Firing Units terdiri dari, SECEAST, SECWEST, FCR, LAF, FC UNITS, sedangkan Support Units terdiri dari, JOC, NOC, FHQSU, MTF serta LAF NAVY, ” imbuh Ludfy.
Di tempat terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G Sudihartawan mengapresiasi dengan bangga eksistensi KRI Sultan Hasanudin-366 sebagai Satgas MTF TNI Konga XXVIII-L/UNIFIL dalam latihan bersama tersebut. Panglima berharap, personel satgas mampu mempertahankan nama baik dan kepercayaan yang diemban sebagai duta perdamaian PBB, hingga akhir masa tugas dan kembali ke tanah air nanti.
(Nov/Pen2)
Halaman : 1 2













