Jakarta, liputan86.com – Isu Yang berkembang Liar Diluar Bahwasannya MIO Indonesia Mengeluarkan Badan Pengurus Pusat saat Kongres ke 1 mio yang di gelar di golden boutique hotel gunung sahari jakarta pusat kemaren, isu tersebut langsung diberi tanggapan oleh yandri ketua intenal MIO sebelumnya dan juga salah satu pendiri mio Indonesia.
Menurut yandri, tidak ada yang di pecat atau di keluarkan hanya saja memang dalam Kongres itu ada sedikit miskom dan juga ada beberapa pertanyaan yang datang dari pendiri yang tidak di akomodirkan atau tidak ada jawaban dari pimpinan sidang Kongres ke 1 mio Indonesia sehingga ada ketidak puasan terhadap Kongres itu sendiri, yang berdampak pada mosi tidak percaya yang di teriaki oleh para perserta sidang di ruang tersebut.
Nah kejadian itu, Lanjut yandri, masih sempat kita breek atau istirahat sebentar karena melihat situasi masih cukup memanas karena banyak sekali yang bertanya dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, usai istirahat kita lanjut melakukan kongres, namun pertanyaan-pertanyaan sebelumnya tidak ada jawaban sama sekali, seperti contoh pendiri menanyakan kenapa merubah AD ART itu tanpa diketahui oleh para pendiri sebelum?? Kenapa di rubah begitu saja?? Kenapa itu ditanyakan karena AD ART itu sangat penting menompang berjalannya satu roda Organisatoris nantinya “., kata yandri, S. S. H., yang juga pimpinan Umum liputan86.com dan oline-indonesia.Com
” Namun memang agak sedikit aneh terkait pemandangan Kongres ke 1 MIO indonesia, aneh kenapa?? Jadi kan acara itu murni adalah acara Kongres tapi di saat masih berjalannya Kongres tiba-tiba ada yang dilantik dari daerah kemudian KSB dilantik hari itu juga, jadi gimana yah…. . Ada pandangan yang tidak elok aja seolah-olah semuanya sudah di skenariokan seperti ada aktor intelektual yang mengatur proses jalannya Kongres ke 1 mio indonesia”,. Ucap yandri S. S. H., yang juga sebagai ketua perkumpulan pengacara dan penasehat hukum indonesia kabupaten Setangerang raya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














