Piru, liputan86.com – PASTORY jemaat Nikulukan-Niwelehu kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) siap diresmikan. Peresmian dijadwalkan jatuh tanggal 20 September 2020.
Hal ini disampaikan Pendeta Atie Pooroe kepada wartawan di Niwelehu, Kamis (18/09).
Pooroe menyatakan, peresemian rumah pendeta itu merupakan kebahagiaan tersendiri kepada pihaknya masyarakat Nikulkan dan Niwelehu. Pasalnya proses yang ditempuh selama ini tidak semudah membalik telapak tangan.
“Tentu ini sebuah kebahagiaan setelah empat tahun lebih kami memulai pembangunan rumah ini,” akuinya.
Dijelaskan, peletakan batu pertama pembangunan Pastory pada tahun 2015 silam. Anggaran yang diperoleh bersumber dari swadaya masyarakat dan bantuan dari donatur.
Ditanyai perihal keterlibatan pemerintah kabupaten SBB dalam membantu proses pengerjaan itu, Pooroe mengakui pernah dibantu pada tahun 2016 melalui dana hibah senilai 10 juta rupiah.
“Hampir Satu tahun setelah peletakan batu pertama 2015, proposal panitia diterima Pemkab SBB. Kami dibantu 10 Juta Rupiah. Itu tahun 2016,” akuinya.
Dikatakan, sumber dana yang lain merupakan swadaya dari masyarakat kedua negeri. Warga masyarakat secara sukarela menyumbangkan rezekinya selama proses pengerjaan.
Tokoh masyarakat dan pejabat asal kecamatan Taniwel masa itupun turut berpartisipasi.
“Seperti pak Julius M Rutasow melalui aspirasi, bantuan dari kedua desa. Bantuan jemaat Toisapu yang diantar langsung pemudanya. Ada juga dari saudara kita dari desa Ninilehu.Dan sejumlah anak anak negeri dari jemaat ini yang sudah kerja diwajibkan membantu pembangunan. Hasilnya seperti ini dan siap diresmikan,” terang Pooroe.
Dikonfirmasi perihal bantuan melalui tangan Turaya Samal dan Hambra mantan Deputi BUMN RI, Pooroe mengakui benar adanya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













