“Meskipun PPKM dicabut, namun tetap Covid-19 masih ada jadi tetap kita tangani dan status kesehatan dan bencana nasional masih tetap berjalan,” jelas Wali Kota Serang Syafrudin.
Selain itu, dalam kegiatan rakor pencabutan PPKM tersebut juga dilakukan rakor terkait pengendalian inflasi,
“kita masih terus berjalan operasi pasar murah dan sebagainya dan cadangan sebanyak 2 persen tetap disediakan,” paparnya.
Selain itu dalam rakor pengendalian inflasi daerah tersebut, Pemerintah Kota Serang berhasil mencapai peringkat kota dengan realisasi belanja apbd terbesar se-Indonesia.
“Alhamdulillah Kota Serang berada dinomor satu se – indonesia, ada diangka 93,99% belanja daerah, adapun pendapatan kita diangka 95,39% jadi kita merupakan kota tertinggi di indonesia,” tandas Wali Kota Serang Syafrudin.
(Aris)
Halaman : 1 2












