Tangerang] liputan86.com // Petani di wilayah Kronjo tepatnya di, Desa Pagedangan Ilir, dan Pagedangan Udik Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, sudah bertahun-tahun beberapa petani tak bisa bertani karena kendala air, yang sulit didapatkan, Kamis 13/07/23.
Sebagian besar lahan seperti pesawahan pun terpaksa dibiarkan terbengkalai sehingga membuat perekonomian warga menjadi sulit.
Turut dirasakan oleh Samun (65), pria asal Pagedangan Ilir RT 05/07, yang sudah puluhan tahun menjadi petani di wilayah tersebut, dirinya mengatakan sampai saat ini saya sulit mendapatkan air, bahkan selalu gagal panen sudah 5 kali, sulit mendapatkan air. Akibatnya para petani terancam gagal panen.
Hal ini diperparah dengan irigasi yang banyak mengalami pendangkalan (sedimentasi). Petani pun mendesak agar dicari solusi terbaik agar tanaman padi mereka bisa dipanen,”katanya.
Ditempat terpisah H Judin, selaku ketua kelompok tani Tirta Perkasa dirinya menyampaikan bahwa para petani sekarang sangat sulit mendapatkan air di samping itu yang mana jaringan irigasinya terlalu dangkal atau rusak jadi tidak sampai ke wilayah Pagedangan udik, tanaman padi sawah milik petani yang terancam gagal panen, akibat sulitnya mendapatkan air.
“Alhamdulillahnya inisiatif dari ibu Kades Pagedangan udik, upayakan untuk pengairan melalui Pompanisasi di pinggiran kali cimanceri, yang mana air tersebut di salurkan ke irigasi baru bisa diairi , itupun tidak semua tersalurkan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya













