Prosedurnya adalah melihat angin yang tepat, kemudian Perwira Jaga menyampaikan kepada Pos Komando Bahari (Kadepsenbah) memerintahkan kepada Bostman/kepala tiang untuk menyiapkan personel dan peralatannya yang diperlukan untuk mengembangkan layar.
Sementara dari anjungan kapal, akan meneriakkan Peran Layar sebanyak tiga kali, setelah itu seluruh personel akan menempati pos tempurnya masing-masing.
Sebagai Bostman/kepala tiang langsung memerintahkan anggotanya mengembangkan layar dengan melihat posisi arah angin dari lambung kanan dan memerintahkan tali Daman kiri ditarik penuh supaya layar terkembang bagus.
Setelah layar terkembang sempurna, Bostman melaporkan kembali ke Pos Komando Bahari (Kadepsenbah) bahwa layar telah terkembang sempurna, kemudian Pos Komando Bahari memerintahkan rapikan tali- tali dengan simpul tali.
Peran layar diawasi langsung oleh Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M. Tr. Hanla, Palaklat KJK 2020 Letkol Laut (P) Aris Dianto, M. Han., Perwira Staflat dan Perwira KRI Bima Suci lainnya.
Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.
Halaman : 1 2












