“Keberhasilan dalam setiap melaksanakan tugas satuan tanpa diimbangi dengan rasa kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan tidak akan berhasil dengan tidak terbentuknya soliditas satuan. Dari hal kecil seperti inilah, soliditas satuan semakin mantap antara pimpinan dan yang dipimpin”, ujarnya.
Kolonel Inf Lagan mengungkapkan, seperti yang disampaikan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman bahwa tempat yang terbaik adalah berada di tengah-tengah anak buah. Dan ini juga sebagai pengikat agar kita tidak tercerai berai sebagai bangsa Indonesia. Kemajemukan masyarakat kita, prajurit TNI harus dapat menggandeng semua masyarakat di wilayah untuk memperkokoh dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Sama halnya dengan kegiatan seperti ini, rasa kebersamaan dan kegotongroyongan sebagai perekat persatuan dan kesatuan serta kemanunggalan TNI dengan Rakyat di wilayah.
“Seorang pemimpin, tanpa adanya kerjasama dan keterpaduan dengan anak buah, malah akan membuat sekat, dimana seorang pemimpin tidak akan berhasil dalam menjalankan tugasnya. Karenanya, soliditas dan kebersamaan harus tetap kita jaga dengan sebaik-baiknya, agar satuan Korem 071/Wijayakusuma ini tetap solid”, pungkasnya. (Sur)
Halaman : 1 2













