Pembunuhan di Bucha : Kaki Diikat, Kepala Tembak

- Redaksi

Kamis, 7 April 2022 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian pertahanan Rusia pada Minggu mengeluarkan pernyataan bahwa semua foto dan video yang dirilis pemerintah Ukraina tentang dugaan “kejahatan” oleh tentara Rusia di Bucha adalah “provokasi”.

Serdadu Chechnya

Tukang bangunan Eduard Karpenko bercerita bahwa dia melihat seorang tetangganya digiring di sebuah hutan kecil sebelum ditembak oleh seorang tentara Rusia.

Dia mengatakan korban yang bernama Oleksandr Yeremich (43 tahun) itu adalah anggota Angkatan Pertahanan Teritorial, pasukan cadangan Ukraina.

Karpenko menunjukkan salinan paspor korban tapi Reuters tak bisa memverifikasi kebenaran informasinya.

Dia mengatakan pria itu digelandang dari dekat rumahnya oleh seorang serdadu. Menurut dua tentara Rusia yang mengawasi aksinya, kata Karpenko, serdadu itu berasal dari Chechnya, wilayah di selatan Rusia yang ikut mengerahkan pasukan ke Ukraina untuk membantu Rusia.

Serdadu itu menggiring tetangganya agar tak terlihat sampai ke ujung pagar kayu yang membatasi hutan kecil tersebut, lalu empat tembakan terdengar, kata Karpenko.

“Mereka membawanya ke ujung gerbang dan menembaknya, dengan dua tembakan terakhir di kepala,” kata Karpenko, sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi seperti sedang digiring.

Dua orang selain Karpenko, yang minta tidak disebut namanya, memastikan bahwa mereka juga melihat Yeremich digiring dan mendengar tembakan.

Karpenko mengatakan dia dan kedua pria itu diperintahkan para serdadu Rusia untuk menunggu sampai malam sebelum mengevakuasi jenazah tetangganya.

“Kami menutupinya dengan selimut, lalu dengan selimut lain, dan menariknya ke makam. Banyak sekali darah,” kata Karpenko.

Dia mengatakan jasadnya dikubur dekat sebuah kebun, diberi tanda dari tiang kayu panjang dan lempengan logam berbentuk peti mati, seperti yang dilihat oleh Reuters.

Karpenko dan kedua pria itu menggantungkan topi bisbol pada sebuah dahan pohon di tempat pembunuhan itu terjadi.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan pada 26 Februari bahwa pasukannya akan bertempur di Ukraina sebagai bagian dari “operasi militer khusus” Rusia. Reuters tak bisa memastikan apakah mereka beroperasi di Bucha.

Sumber: Reuters

Berita Terkait

Pemasangan Uditch APBD Tahun 2025 di Duga Pengerjaannya Asal Jadi
Bela Kebebasan Pers, Paus Fransiskus : Hormati Wartawan Yang Gugur
Kekuatiran Permintaan, Harga Minyak Goreng Turun di Pasar Asia
Angkatan Bersenjata Rusia Bombardir Pabrik Amunisi di Daerah Kiev
AS Sebut Kapal Perang Moskva Rusia Karam, Dihantam Dua Rudal Ukraina
Parleman Rusia : Kasus Bucha Panggung Sandiwara Barat
Amerika Serikat Minta Rusia Dikeluarkan Dari Badan HAM PBB
Rudal Rusia Gempur “infrastruktur Penting” di Odesa Ukraina

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Kampung Melayu Barat Sambut Era Digital, “Teras Desa” Jadi Terobosan Baru Tampung Aspirasi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Dorong Desa Transparan dan Digital, Binwasdes Teluknaga Gelar Optimalisasi Pembinaan di Babakan Asem

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Musrenbang Desa Rawa Burung Bahas RKP Desa 2027 dan Daftar Usulan Pembangunan 2028

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Optimalkan Pembangunan 2027, Desa Muara Sahkan RKP Desa Melalui Musrenbangdes

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-26 Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Pembangunan Berdampak Dari Sekolah Baru dan Kesehatan Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Musrenbangdes Desa Lemo Bahas Perubahan RKPDes 2026 dan RKPDes 2027, RTLH Hingga Sumur Bor Jadi Prioritas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Musrenbangdes 2027, Desa Tanjung Burung Fokus Infrastruktur, Ketahanan Pangan Hingga Penanganan Sampah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:54 WIB

PEMDES TANJUNG PASIR GELAR MUSREMBANGDES, BAHAS DAN SAHKAN RKP DESA TAHUN ANGGARAN 2027

Berita Terbaru