Masyarakat Provinsi Banten Mengantisipasi Kesehatan Paska Banjir

- Redaksi

Kamis, 3 Maret 2022 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 6 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain itu, ia mengungkapkan terdapat beberapa potensi penyakit yang akan ditimbulkan pasca banjir, diantaranya diare, infeksi pernafasan akut, dan penyakit kulit.

“DBD berpotensi, mangkannya tim kami terdiri dari berbagai cluster kesehatan, jadi ada yang surveilans bagaimana menganalisa lingkungan tempat pengungsian, jangan sampai terjadi penyakit penular di lokasi pengungsian,” imbuhnya.

Ati pun menuturkan, untuk Posko Kesehatan direncanakan akan dibuka sampai akhir atau paska kejadian bencana banjir. “Jadi penanganan sampai paska banjir,” imbuhnya.

Untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang diturunkan pada setiap poskonya bervariasi, namun ia memastikan hingga saat ini jumlah nakes yang diturunkan sudah cukup dan dibantu juga oleh organisasi profesi.

“Jadi saya turunkan organisasi profesi, karena kita tidak tahu banjirnya sampai kapan, jadi bergiliran,” ungkapnya.

 Terkait obat-obatan, kata Ati, sampai saat ini tidak ada kendala di tiga daerah tersebut, lantaran dapat tercover semua oleh Pemprov Banten, sehingga diharapkan tidak diperlukan BTT untuk obat-obatan.

“Kota serang sudah meminta obat-obatan dan hari ini sudah di kirim obat-obatan, dan kalau Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang belum. Kita dapat bantuan juga dari Kemenkes kalau memang kekurangan kita dapat bantuan dari Kemenkes, selama ini stok di Kota dan Provinsi cukup,” pungkasnya.

(Aris)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-12, RSU Kota Tangerang Gelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat
Muhammad Rizal DPR RI Bersama Kemenkes Gelar Sosialisasi Penggunaan Alat Kesehatan Dan PKRT Yang Baik di Kota Tangerang
Forum Relawan Kader Kesehatan Kalapanunggal Bantu, dan Berikan Dukungan pada Korban Penganiayaan ODGJ
Kepedulian Terhadap Sesama Babinsa Bantu Mendonorkan Darahnya Untuk Warga Yang Sakit
RSUD Balaraja Tetap Layani 24 Jam Saat Lebaran dan Cuti Bersama
Dalam Dukungan Tokoh Masyarakat Pantura Putra maupun Putri Agar Bisa Menjadi direktur RSUD Pakuhaji
Dewan Kesehatan Rakyat Siap Melayani
Babinsa 1627 Rote Ndao Dampingi Tim Nakes Dalam Kegiatan Posyandu Ibu dan Anak

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Kampung Melayu Barat Sambut Era Digital, “Teras Desa” Jadi Terobosan Baru Tampung Aspirasi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Dorong Desa Transparan dan Digital, Binwasdes Teluknaga Gelar Optimalisasi Pembinaan di Babakan Asem

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Musrenbang Desa Rawa Burung Bahas RKP Desa 2027 dan Daftar Usulan Pembangunan 2028

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Optimalkan Pembangunan 2027, Desa Muara Sahkan RKP Desa Melalui Musrenbangdes

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-26 Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Pembangunan Berdampak Dari Sekolah Baru dan Kesehatan Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Musrenbangdes Desa Lemo Bahas Perubahan RKPDes 2026 dan RKPDes 2027, RTLH Hingga Sumur Bor Jadi Prioritas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Musrenbangdes 2027, Desa Tanjung Burung Fokus Infrastruktur, Ketahanan Pangan Hingga Penanganan Sampah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:54 WIB

PEMDES TANJUNG PASIR GELAR MUSREMBANGDES, BAHAS DAN SAHKAN RKP DESA TAHUN ANGGARAN 2027

Berita Terbaru