Balai Cipta karya NTT Dinilai Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan, Ketua Umum PWOIN Akan bersurat Ke Kementerian PUPR RI

- Redaksi

Selasa, 24 November 2020 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Liputan86.com -Pemberhentian seorang pegawai honorer pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Cipta Karya Balai Pengembangan Perumahan Rakyat NTT dengan alasan tidak jelas pada 2019 silam, di duga adanya permainan antar pimpinan.

Pasalnya, saling tuding antar pimpinan diperlihatkan sejak media ini, 23/11 pagi, mengkonfirmasi polemik ini kepada para pimpinan di kantor tersebut.

Mantan kepala satuan kerja (Satker), Didik Reinart Abel, menjelaskan bahwa pemberhentian kepada pegawai honorer atas nama Djenwati, merupakan hal yang telah dilewati secara prosedur dengan merujuk pada surat kontrak yang berkahir pada Desember 2019.

“Kontrak ini kan tahunan, ada juga pengurangan pegawai tiap tahun, bahkan saya juga pernah membiayai pegawai honorer dengan uang honor saya”, ujar Abel, pada Senin 23/11 pagi di ruang kerjanya.

Ia mengakui, adanya kelebihan 6 pegawai pada kantornya sehingga dirinya terpaksa tidak lagi mengakomodir pegawai honorer tersebut akibat dari keterbatasan anggaran dan perampingan pegawai pada kantornya, bahkan menurutnya pertimbangan terhadap pegawai yang masa kerjanya cukup lama tidak bisa ditolerir.

Berkaitan dengan pemberhentian terhadap Djenwati, dirinya menilai ketika proses evaluasi Djenwati tidak memenuhi kualifikasi pegawai yang dipertahankan dikarenkan sering tidak masuk kantor.

“Kita evaluasi, salah satunya tidak masuk kantor menjadi penilaian” ucapnya.

Dirinya mengarahkan agar tim media untuk mendalami informasi terkait dengan penerbitan NRP ke kepala Tata usaha(KTU) dan juga ke pihak ombudsman RI perwakilan NTT.

Ia menampik tudingan atas pemberhentian tersebut tanpa melalui surat pemberitahuan yang resmi dan juga jumlah pegawai honor yang jumlahnya sebanyak 76 orang.

“Saya juga hanya melanjutkan satker sebelumnya. Saya tidak berhentikan. Ini sesuai kontrak pak. Jumlahnya bukan itu, hanya sekitar 30 an orang”, jelasnya.

Ia juga menjelaskan terkait dengan masih adanya nama Djenwati dengan memiliki NRP dengan kode terverifikasi E, bahwa menurutnya dari satker telah melaporkan hal ini ke kementrian namun dirinya tidak mengetahui secara jelas atas penerbitan kembali NRP tersebut.

Diungkapkan Riki, dirinya pernah membiayai honor keenam pegawai tersebut dengan honornya dan honor PPK.

“Minta maaf pak, ketika saya dijabat yang tinggi. Saya memibiayai pegawai ini dengan honor saya.

Sementara itu, kepala Tata usaha (KTU) Luan Tahun, kepada media, menngatakan tidak tahu menahu akan hal tersebut.

Ia menjelaskan, dirinya baru saja dipindahkan dari satker pada kantor BUS wilayah NT II sehingga proses pemberhentian tidak diikutinya secara detail. Menurutnya, pegawai honor pada kantor tersebut, akan berkahir masa kontraknya pada tahun 2024 mendatang dengan melihat ketersedian anggaran.

Berita Terkait

LSM GIAS DPD Kabupaten Tangerang Bersama Majelis Ta’lim As Sajidin Gelar Maulid Nabi, Santuni Anak Yatim dan Janda Tua
Momentum Sumpah Pemuda 2026, Ketua BPPKB Banten DPAC Teluknaga Mandor Donie Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial
Audiensi ke Kesbangpol Kabupaten Tangerang, LSM GIAS Perkuat Kepengurusan dan Program Sosial Untuk Masyarakat
Lepas Penat di Waduk Jatiluhur, Kartini BAMUS Kota Tangerang Pererat Kebersamaan dan Semangat Kekeluargaan
Perkuat Soliditas Organisasi, LSM GIAS DPD Kabupaten Tangerang Matangkan Pembentukan DPC di Sejumlah Kecamatan
HUT Kecamatan Kosambi ke-34, HM. Nata Darmawan: Momentum Perkuat Sinergi Untuk Wujudkan Kosambi Maju dan Sejahtera
Pertemuan Rutin KARTINI BAMUS di Kota Tangerang, Erna Zenobia Zacharias Dorong Kekompakan dan Peran Perempuan Semakin Bermartabat
Silaturahmi Puluhan Tahun Berbuah Nasihat Sedekah, Ketua Mandor Donie BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga dan Al Habib Hamid Naufal bin Alwi Alkaff Bahas Pentingnya Berbagi

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Kampung Melayu Barat Sambut Era Digital, “Teras Desa” Jadi Terobosan Baru Tampung Aspirasi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Dorong Desa Transparan dan Digital, Binwasdes Teluknaga Gelar Optimalisasi Pembinaan di Babakan Asem

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Musrenbang Desa Rawa Burung Bahas RKP Desa 2027 dan Daftar Usulan Pembangunan 2028

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Optimalkan Pembangunan 2027, Desa Muara Sahkan RKP Desa Melalui Musrenbangdes

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-26 Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Pembangunan Berdampak Dari Sekolah Baru dan Kesehatan Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Musrenbangdes Desa Lemo Bahas Perubahan RKPDes 2026 dan RKPDes 2027, RTLH Hingga Sumur Bor Jadi Prioritas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Musrenbangdes 2027, Desa Tanjung Burung Fokus Infrastruktur, Ketahanan Pangan Hingga Penanganan Sampah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:54 WIB

PEMDES TANJUNG PASIR GELAR MUSREMBANGDES, BAHAS DAN SAHKAN RKP DESA TAHUN ANGGARAN 2027

Berita Terbaru