Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) M.Rohanudin,S.Sos, (Turut Tergugat I), Menteri Agama Republik Indonesia (Turut Tergugat II), Menteri Keuangan RI (Turut Tergugat III), Menteri Negara Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI c.q, Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Kotamabya Depok (Turut Tergugat IV). Drs. H.Lukman Hakim Saefudin,Menteri Agama RI (Turut Tergugat V) dan Prof.Dr.Phil.Kamaruddin MA, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sebagai turut Tergugat VI.
Penggugat juga menyeret Tiga Perusahaan Kontraktor yakni PT. Waskita Karya (Turut Tergugat VII), PT. Wijaya Karya (Turut Tergugat VIII), dan PT. Brantas Abipraya ( Turut Tergugat IX).
Dalam perkara perdata ini penggungat memprediksikan kerugian materiil lembaga terkait sangatlah besar.
Jika berdasarkan harga tanah Cisalak Cimanggis sesuai NJOP 2019 per meter adalah Rp 2.500.000 /M2 : Rp 3.575.000.000.000 (tiga triliun lima ratus tujuh puluh lima miliard rupiah), sementara harga pergantian tower dan pemancar adalah Rp. 700.000.000 ,- sehingga total kerugian Marerill adqalah sebesar Rp 3.575.000.000.000 +700.000.000.000 = Rp 4.375.000.000.000, (empat triliun tiga ratus tujuh puluh lima miliarad rupiah). ” ibarat gurita ( otopusy), komplex rri Cimanggis itu adalah kepalanya RRI, wibawanya RRI, ketika dipotong, gimana nasip kaki tangannya di daerah sebagai lpp “? Di sini letak dirut Rohanudin tdk mengerti peran, fungsi dan misi lpp rri.
“Hasil kunjungan saya sebagai dewas yang menangani bidang teknologi penyiaran dan media baru. Bahwa kampus UIII dibangun dengan Megah di lahan RRI dengan biaya APBN kurang lebih 4 triliun. Bangunan itu berdiri di atas tanah Kompleks RRI seluas 143 ha dengan nilai sekitar 2-5 juta per meter x 143 ha,” jelas Fredy Ndolu, demikian sapaan akrab bagi pria kelahiran Kupang,NTT itu dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, 2019 lalu.
“Tampak juga semua pemancar sudah hancur, 7 Genset kekuatan 2 mgwt sdh dipreteli pencuri, alat-alat vital pada pemancar dan kabel bawa tanah di jarah oleh maling karena praktis di jaga oleh kemenag. Sementara 18 tower berjejer sdh di rubuhkan untuk percepatan pembangunan UIII. “Ada pernyataan pak JK yang sangat saya prihatinkan RRI di suruh pake internet saja, di majalah Tempo juli lalu, pak JK bilang tidak ada kerugian negara, maka biarlah pengadilan yang “membuktikan”. Agar semua tau bahwa main bisnis RRI adalah Radio yang kini memasuki era multiplatform dan lokasi sebesar itu yang letaknya strategis tidak lagi ditemukan di hampir semua ibukota negara di dunia,” tegas Frederik Ndolu.
Ttd
Dr. Frederik Ndolu, MSi
Kuasa hukum :
Zaenal Arifin, SH, MH
Hp 081513155028
Abdul Haris Tokan, SH
081384899512
Donatus SH
081287809227
NIKO Bengu, SH, MH
MAXI Hayel, SH, MH
Fransica, SH
Halaman : 1 2












