Kedatangan di Tarakan ini, disambutan meriah diawali dengan peran parade roll oleh Taruna Satlat KJK yang onboard di KRI Bima Suci, dilanjutkan tradisi penyambutan daerah Kalimantan Utara Tepung Tawar, tari tipung, Pengalungan bunga, foto Bersama di gladak KRI Bima Suci dan dilanjutkan dengan Pengarahan Pangarmada II kepada Satlat KJK 2020.
Pangkoarmada II mengatakan bahwa dirinya bersama seluruh Forkominda Jakarta mengucapkan selamat datang, dan meminta para Taruna tidak kendor semangatnya.
“Ombak tinggi itu merupakan ujian kalian supaya menjadi periwa yang handal disegala medan sesuai dengan motto AAL, semua tugas kalian selesaikan sendiri tidak saling mengantungkan dan malu berbuat cela,” terangnya.
Menurut Pangkoarmada II, Pelayaran Lattek ini khususnya korps pelaut, harus bisa memahami pelajaran Astronomi membaca bintang menentukan posisi kapal tanpa mengetahui alat navigasi karena apabila terjadi masalah diantarnya alat alat navigasi kapal tidak berfungsi, maka menggunakan bintang, matahari untuk menentukan posisi dan arah kapal.
Dalam masa pandemi covid-19 ini lanjutnya, tetap jaga kondisi dalam situasi apapun dengan menerapkan protokol kesehatan memakai masker kesehatan, rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak minimal 2 meter dan rajin berolahraga pungkasanya. (Ahmad)
Halaman : 1 2













