Wahyu menambahkan, dalam kegiatan Operasi Yustisi itu, dua cafe disegel lantaran melanggar protokol kesehatan yakni masih buka meski sudah melewati jam 7 malam. Selain itu, cafe ditutup karena mengabaikan protokol kesehatan sebab menjadi titik kerumunan.
“Ada dua yang disegel karena melanggar protokol kesehatan sesuai PERGUB dan PERBUP Kab. tangerang No. 54 Tahun 2020 tentang PSBB yang didalamnya terdapat aturan jam operasional dan sangsi denda min 25 juta sampai dengan 50 juta,” ujarnya.
Wahyu memastikan, unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk menegakkan protokol kesehatan. Hal itu karena adanya peningkatan kasus Covid-19.
Wahyu pun meminta masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Dia menegaskan, tak segan menindak setiap pelanggaran protokol kesehatan.
“Jadi kepada masyarakat kami imbau untuk mematuhi protokol kesehatan. Gunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, dan hindari kerumunan,” tandasnya. (Anoi)
Halaman : 1 2












