“Semoga dari kegiatan ini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jujur dan mampu menjadi kebanggaan Desa Kampung Melayu Timur,” ungkapnya.
Camat Teluknaga Apresiasi STQ Ke-4
Sementara itu, Kurnia, S.STP., M.Si., Camat Teluknaga, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan STQ Ke-4 Tingkat Desa Kampung Melayu Timur.
Ia menilai kegiatan Keagamaan seperti STQ memiliki nilai penting dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat kecintaan Masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, pada hari ini, Sabtu (26/9/2026), Desa Kampung Melayu Timur melaksanakan kegiatan STQ yang ke-4 Tahun 2026 tingkat Desa Kampung Melayu Timur bersama Pak Haji Jamal dan panitia penyelenggara lainnya,” ujar Kurnia.
Menurutnya, kegiatan Tilawatil Qur’an yang dilaksanakan secara rutin di tingkat Desa merupakan kegiatan yang sangat positif dan patut mendapatkan apresiasi.
“Pada prinsipnya kami mengapresiasi setiap kegiatan, termasuk kegiatan Keagamaan. Kegiatan Tilawatil Qur’an yang ada di tingkat Desa ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat luar biasa dan patut kita apresiasi untuk menyiarkan dan menggemakan Ayat-ayat suci Al-Qur’an di lingkungan Kecamatan Teluknaga, khususnya di Desa Kampung Melayu Timur,” katanya.
Kurnia menegaskan bahwa nilai dari kegiatan tersebut tidak Semata-mata dapat diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari nilai syiar, pembinaan keagamaan dan keberlanjutan kegiatan tersebut di tengah Masyarakat.
“Kalau menurut kami, ini tidak ternilai harganya. Yang pasti ini adalah kegiatan rutinitas dan juga merupakan bentuk eksistensi, dedikasi serta syiar terhadap Agama melalui Pemerintah Daerah, dalam hal ini melalui tingkat Desa,” jelasnya.
Camat Beri Nilai 98 dan Dorong STQ Terus Berkembang
Dalam kesempatan tersebut, Kurnia juga memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan STQ Ke-4 Desa Kampung Melayu Timur.
“Kami memberikan penilaian untuk kegiatan STQ ini di Desa Kampung Melayu Timur, kami beri nilai 98,” ungkap Kurnia.
Ia berharap kegiatan STQ dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada Tahun-tahun berikutnya, baik dari sisi cabang maupun kategori yang diperlombakan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dipertahankan. Tahun depan Mudah-mudahan Cabangnya lebih banyak lagi, lebih banyak kategorinya dan juga bisa lebih semangat ataupun lebih meriah lagi dengan kondisi yang sangat luar biasa seperti saat ini,” tuturnya.
Lebih jauh, Kurnia berharap pelaksanaan STQ di Desa Kampung Melayu Timur dapat menjadi inspirasi bagi Desa-desa lainnya, baik di Wilayah Kecamatan Teluknaga maupun di luar Kecamatan Teluknaga.
“Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi barometer bagi Desa-desa lainnya, bisa menjadi contoh yang baik bagi desa-desa di Kecamatan Teluknaga maupun di luar Kecamatan Teluknaga,” pungkasnya.
Wujud Nyata Syiar Al-Qur’an di Tingkat Desa
Pelaksanaan STQ Ke-4 Desa Kampung Melayu Timur menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Desa, tokoh Agama, Pemuda, Masyarakat dan seluruh unsur Pemerintahan.
Di tengah perkembangan zaman, pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang berorientasi pada Nilai-nilai Al-Qur’an dinilai penting agar prestasi yang diraih tidak hanya sebatas kemampuan dalam kompetisi, tetapi juga diiringi dengan karakter dan akhlak yang baik.

Dengan semangat “Merajut Ukhuwah, Mengukir Prestasi dan Membumikan Al-Qur’an”, STQ Ke-4 Desa Kampung Melayu Timur diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang jujur, berprestasi, berakhlak mulia serta mampu membawa nama baik Desa Kampung Melayu Timur di tingkat Kecamatan Teluknaga hingga jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat membumikan Al-Qur’an dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu Desa, kemudian tumbuh menjadi gerakan bersama untuk membangun Masyarakat yang religius, harmonis dan berkarakter.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










