Menurutnya, santunan Anak yatim menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang perlu terus dikembangkan.
“Kita ingin Organisasi ini tidak hanya terlihat ketika ada kegiatan internal. Kita juga ingin Masyarakat merasakan manfaat keberadaan BPPKB BANTEN. Salah satunya melalui kegiatan sosial. Kalau ada kesempatan untuk berbagi dengan Anak-anak yatim, Saudara-saudara kita yang membutuhkan, tentu akan kita lakukan sesuai kemampuan Organisasi,” ujarnya.
Bahas Program CSR Sekolah Paket dari PIK
Rapat internal juga membahas mengenai program CSR Sekolah paket dari PIK.
Program tersebut menjadi salah satu perhatian jajaran BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga karena berkaitan dengan bidang Pendidikan dan kesempatan Masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Pembahasan program CSR ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya bagi Masyarakat yang membutuhkan akses Pendidikan melalui program kesetaraan.
Mandor Donie mengatakan bahwa Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan Masyarakat.
“Pendidikan harus menjadi perhatian kita bersama. Kalau ada program CSR yang bisa memberikan kesempatan kepada Masyarakat untuk mendapatkan pendidikan melalui Sekolah paket, tentu ini merupakan hal yang sangat positif. Kita akan coba koordinasikan dengan baik agar program tersebut bisa Benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat,” tuturnya.
Ia menambahkan, Organisasi akan terus berupaya membangun komunikasi dengan berbagai pihak selama program tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat kepada Masyarakat.
“Kita tidak ingin Organisasi hanya bergerak di bidang internal. Kita juga ingin membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak selama tujuannya positif dan bermanfaat bagi Masyarakat. Pendidikan, kegiatan sosial dan pemberdayaan Masyarakat merupakan Hal-hal yang harus kita dukung,” katanya.
Ketua DPAC: Organisasi Harus Hadir dan Memberikan Manfaat
Lebih jauh, Mandor Donie menyampaikan bahwa BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga harus mampu menjadi Organisasi yang solid, tertib, dan memiliki kepedulian terhadap Masyarakat.
Menurutnya, kekuatan Organisasi bukan hanya diukur dari jumlah Anggota, melainkan dari kemampuan seluruh jajaran dalam menjaga komunikasi, menjalankan program, serta memberikan manfaat.
“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh jajaran, Organisasi ini harus kita bangun dengan kebersamaan. Jangan sampai ada perbedaan kecil yang membuat kita terpecah. Kalau ada persoalan, mari kita duduk bersama dan mencari solusi. Kalau ada program yang baik, mari kita dukung bersama,” ujar Mandor Donie.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga sikap dan perilaku ketika berada di tengah Masyarakat.
“Kita membawa nama Organisasi. Karena itu, setiap anggota harus menjaga sikap, menjaga komunikasi dan menghormati Masyarakat. Kita ingin keberadaan BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga dikenal karena kegiatan positif, kepedulian sosial, kebersamaan dan kontribusinya kepada Masyarakat,” tegasnya.
Mandor Donie berharap seluruh DPRT se-Teluknaga dapat semakin aktif dalam menjalankan roda Organisasi dan tidak hanya hadir ketika terdapat agenda besar.
“Saya berharap seluruh DPRT tetap solid dan aktif. Jangan hanya bergerak ketika ada acara. Komunikasi harus berjalan setiap saat. Kalau ada persoalan di Wilayah, mari kita komunikasikan secara baik melalui jalur Organisasi. Dengan begitu, DPAC dan DPRT bisa berjalan beriringan,” jelasnya.
Konsolidasi Organisasi Terus Diperkuat
Rapat internal yang dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) tersebut menjadi bagian dari konsolidasi jajaran BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga dan DPRT se-Teluknaga.
Melalui rapat tersebut, seluruh agenda yang telah dibahas diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi Masing-masing bidang dan jajaran.
Mulai dari persiapan Upacara 17 Agustus, penguatan fungsi Sekretariat sebagai Posko Komando, persiapan Deklarasi dan santunan Anak yatim pada 2028, hingga pembahasan program CSR Sekolah paket, seluruhnya membutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik.
Mandor Donie kembali menegaskan bahwa keberhasilan setiap agenda Organisasi tidak mungkin dicapai hanya oleh satu atau dua orang.
“Saya mengajak seluruh jajaran DPAC dan DPRT se-Teluknaga untuk terus menjaga kekompakan. Kita punya banyak agenda ke depan. Kalau kita kompak, insyaallah semuanya bisa kita jalankan. Jangan saling menunggu, jangan saling menyalahkan, tetapi mari kita saling membantu dan saling menguatkan,” pungkasnya.
Dengan adanya rapat internal tersebut, BPPKB BANTEN DPAC Teluknaga diharapkan semakin siap menghadapi berbagai agenda Organisasi sekaligus memperluas kontribusi positif di tengah Masyarakat.
Semangat kebersamaan, Nasionalisme, kepedulian sosial, Pendidikan, serta penguatan Kelembagaan menjadi sejumlah poin penting yang terus didorong oleh jajaran DPAC dan DPRT se-Teluknaga.

Ke depan, koordinasi dan konsolidasi Organisasi diharapkan semakin intensif sehingga setiap program yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap, terukur dan memberikan manfaat bagi Anggota serta Masyarakat luas.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










