“Saya melihat perkembangan Yayasan Roudlotul Jannah sangat luar biasa. Tidak hanya fokus pada Pendidikan formal, tetapi juga berhasil mencetak para penghafal Al-Qur’an yang memiliki karakter dan akhlak mulia. Ini merupakan aset besar bagi Kecamatan Teluknaga,” katanya.
Menurutnya, Pendidikan berbasis Al-Qur’an sangat penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin Kompleks.
“Kita membutuhkan generasi muda yang bukan hanya cerdas secara Akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Saya berharap para Santri yang lulus hari ini dapat melanjutkan perjuangan belajar mereka dan menjadi Pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi Masyarakat,” ungkap Kurnia, S.STP., M.Si.
Pesan RW Bambang Sumantri
Di kesempatan yang sama, Ketua RW sekaligus Tokoh Masyarakat, Bambang Sumantri, turut memberikan pesan dan motivasi kepada para Santri yang di Wisuda.
“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan Pendidikan, tetapi merupakan awal dari langkah yang lebih besar. Saya berharap seluruh Santri dan Siswa yang telah lulus dapat terus belajar, menjaga akhlak yang baik, menghormati orang tua, serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menimba ilmu di Pondok Pesantren dan Sekolah ini,” ujarnya.
Bambang juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung keberadaan Lembaga Pendidikan Islam yang telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter generasi muda.
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Semoga Yayasan Roudlotul Jannah semakin maju, semakin berkembang, dan terus melahirkan generasi Qurani yang membanggakan Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Komitmen Mencetak Generasi Qurani
Sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang terus berkembang, Yayasan Ponpes Tahfizhul Qur’an Roudlotul Jannah memiliki visi untuk mewujudkan generasi Qurani yang berakhlakul karimah, cerdas, mandiri, berprestasi, serta unggul dalam ilmu pengetahuan dan hafalan Al-Qur’an.

Melalui berbagai program Pendidikan formal dan nonformal yang terintegrasi, yayasan terus berupaya membentuk karakter Peserta didik agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan Mushafahah antara para Santri, Dewan Guru, dan Wali Santri. Suasana haru tak terbendung ketika para orang tua memeluk Anak-anak mereka yang telah berhasil menyelesaikan Pendidikan pada jenjang Masing-masing.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa Pendidikan berbasis Al-Qur’an mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan.
( MUHAMMAD ANDIKA PUTRA )
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe










