Kadeppel menekankan kepada para Taruna peserta Lattek, agar memahami bahwa ilmu yang didapatkan selama pelaksanaan Lattek dijadikan bekal nantinya saat berdinas sebagai Perwira Pelaut di KRI atau di tempat penugasan lainnya.
“Oleh karena itu para Taruna harus betul-betul memanfaatkan kegiatan Lattek ini dalam upaya memupuk kemampuannya, sebab pemahaman keilmuan dan kemampuan merupakan salah satu kunci suksesnya para Taruna saat nanti berdinas di TNI Angkatan Laut,” jelasnya.
Lebih lanjut Kadeppel menambahkan bahwa tujuan Lattek Komunikasi Isyarat bagi Taruna Korps Pelaut Tingkat II adalah agar memiliki keterampilan tentang cara berkomunikasi menggunakan semaphore, morse, lampu (flash light) dan bendera isyarat armada dan internasional, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam kedinasan untuk melaksanakan tugas sebagai Perwira Divisi Navigasi dan Komunikasi KRI.
Pelaksanaan Lattek kali ini, lanjutnya, masih dalam situasi pandemi Covid-19, untuk itu selama pelaksanaan kegiatan supaya semua peserta Lattek, instruktur dan staf latihan selalu mematuhi protokol kesehatan, yakni menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak dan mencuci tangan agar kita semua terhindar dari terpapar penyakit yang saat ini masih mewabah.
Kabagpen AAL,
Letkol Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos.
Halaman : 1 2












